9 Fungsi Seni Musik yang Menarik di Pelajari

Topik diskusi 'Lobby' dimulai oleh notepam, 3 November 2016.

  1. notepam

    notepam Pendatang

    [​IMG]

    Musik yaitu bunyi yang didesain sedemikian rupa sehingga menghasilkan nada, lagu dan keharmonisan terutama bunyi yang dihasilkan dari media yang dapat menghasilkan nada. Media tersebut bisa berupa alat musik tradisional maupun alat musik modern.

    Bisa jadi banyak diantara kita yang mengerti musik sebatas karya yang dihasilkan oleh para seniman. Tetapi, lebih dalam daripada itu sebelum karya diciptakan ada sejumlah variabel yang harus dipenuhi yakni Unsur-unsur Musik dan Fungsi Musik. Apakah itu? Mari langsung kita bahas satu per satu.

    Fungsi Musik

    Musik ialah sebuah faktor yang primer dalam kehidupan manusia. Sejak dulu kala musik sudah memegang peranan dalam sejumlah fungsi berdasarkan bentuk dari musik itu sendiri.

    Dari berbagai bentuk musik tersebut, fungsi musik dapat diklasifikasikan dalam sejumlah bagian, yaitu sebagai berikut :

    1. Musik Sebagai Sarana Ekspresi Diri

    Seorang seniman akan lebih mudah mengungkapkan atau mengungkapkan perasaannya lewat musik. Selain untuk menunjukkan bakatnya, ekspresi perasaan lewat musik akan lebih mudah dirasakan.

    Apalagi bila musik tersebut berupa vokal yang berisi lirik yang tersusun indah dan mudah dimengerti, disertai dengan lantunan nada yang mewakili luapan yang akan dikeluarkan. Misalkan jikalau hendak mengungkapkan sedih, nada yang dimainkan berupa irama yang bertempo lambat dan halus. Sebaliknya, semisal nada tersebut cepat dan menggebu-gebu biasanya mewakili ekspresi senang dan bahagia.

    2. Musik Sebagai Sarana Hiburan

    Musik sangat efisien dalam menghibur. Selama suatu musik tersebut dianggap bagus, sudah pasti musik tersebut dapat menghibur. Seseorang bahkan memerlukan musik untuk menghibur diri seandainya sedang bosan ataupun sedih. Lebih dari menghibur, musik juga dapat melalaikan manusia dari kehidupan sehari-harinya.

    3. Musik Sebagai Sarana Terapi

    Musik sebagai terapi mulanya diperkenalkan pada perang dunia ke-II untuk menyembuhkan korban perang. Dewasa ini musik acap kali dimanfaatkan untuk terapi penyakit jiwa atau kelumpuhan anggota tubuh. Musik juga dapat berguna untuk merefreash sejenak sistem skema otak setelah lama dimanfaatkan saat bekerja.

    4. Musik Sebagai Sarana Upacara

    Musik di Indonesia, pasti akan selalu berkaitan erat dengan upacara-upacara tertentu seperti perkawinan, kelahiran, kematian, serta upacara keagamaan dan kenegaraan. Di beberapa daerah, suara dari suatu alat musik diyakini mengandung kekuatan magis.

    5. Musik Sebagai Sarana Komersial

    Bagi para seniman, musik yaitu salah satu sumber pendapatan. Mereka merekam hasil karya mereka dalam bentuk pita kaset atau CD.

    Kemudian, karya mereka akan dijual ke pasaran. Dari hasil penjualannya ini mereka mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Tidak hanya dalam media kaset dan CD. Para musisi juga melakukan pementasan yang dipungut biaya.

    Musik juga sering dijadikan sebagai soundtrack sebuah film atau biasa disebut OST (Original Soundtrack). Biasanya musik yang digunakan sebagai OST memiliki keterkaitan terhadap film berupa kesamaan kisah yang bisa menggambarkan isi dari film tersebut. Bahkan musik juga acap kali dimanfaatkan sebagai OST dari sebuah Iklan, mungkin itu di televisi maupun radio.

    6. Musik Sebagai Sarana Tari

    Musik selalu cocok jika dikaitkan dengan tarian. Keduanya saling memiliki garis merah dengan adanya kesamaan struktur dan ritme satu satu sama lainnya, suatu tarian tanpa disertai irama musik akan memberi kesan hampa (kosong) dan mempersulit bagi sang penari.

    Diwaktu penari melakukan gerak tarinya dibutuhkan tempo dan ritme agar gerakannya indah. Di Indonesia, bunyi-bunyian atau musik dibuat oleh masyarakat untuk mengisi tarian-tarian daerah.

    Oleh sebab itu, sebagian besar tarian lokal di Indonesia hanya dapat diiringi oleh musik daerah nya sendiri. Pastinya di luar negeri juga seperti itu. Seperti dansa, balet dan dan lain-lain.

    7. Musik Sebagai Sarana Pendidikan

    Sebagai media pendidikan, musik dimanfaatkan sebagai proses belajar di sekolah. Musik digunakan untuk meningkatkan rasa cinta tanah air kepada siswa-siswanya melalui lagu-lagu perjuangan.

    Selain itu itu, lagu daerah juga dapat dimanfaatkan untuk pendidikan siswa dalam hal meningkatkan sikap toleransi terhadap perbedaan suku, ras dan agama.

    Dalam pendidikan, musik juga bisa dipakai sebagai media pengembangan diri murid. Musik juga bisa membentuk mental yang baik bagi seseorang. Seperti yang diungkapkan oleh Bung Hatta, bahwasanya musik dapat menanamkan perasaan halus dan budi yang halus dalam mental manusia.

    Dengan musik, jiwa lebih memiliki rasa akan harmoni dan irama. Keduanya yaitu dasar yang baik untuk menanamkan rasa keadilan.

    Namun dalam pendidikan musik, mesti dihindarkan lagu-lagu yang bersifat melemahkan jiwa serta mudah menumbuhkan nafsu tercela.

    8. Musik Sebagai Sarana Komunikasi

    Di beberapa tempat di Indonesia, nada instrumen tertentu yang memiliki makna tertentu juga bagi anggota golongan masyarakatnya. Nada-nada itu mengandung struktur ritme tertentu yang menandakan bahwasanya ada suatu fenomena atau agenda yang ingin disebarluaskan kepada penduduk. Instrumen yang kerap kali digunakan dalam masyarakat Indonesia adalah seperti kentongan, bedug di surau, dan lonceng di gereja.

    9. Musik Sebagai Sarana Kreativitas

    Kreatif merupakan sifat yang dilekatkan pada diri manusia yang dihubungkan terhadap keterampilan atau daya untuk menciptakan. Sifat kreatifitas ini akan selalu diperlukan untuk mengisii tingkah laku manusia dalam hal memenuhi kepentingannya.

    Unsur-Unsur Seni Musik

    1. Melodi


    Melodi ialah suatu kesatuan frase yang terdiri dari nada-nada dengan urutan, interval, dan tinggi rendah yang tersruktur. Diantara unsur-unsur seni musik yang lain, melodi diakui sebagai unsur yang menjadi daya tarik musik itu sendiri.

    Adapun untuk menciptakan melodi, para seniman biasanya menggunakan perkusi atau alat musik melodis lainnya seperti piano, gitar, atau bonang.

    2. Irama

    Irama (ritme) merupakan pergantian panjang pendek, tinggi rendah, dan keras lembut nada atau bunyi dalam suatu susunan musik. Secara sederhana, irama dapat dsusunan sebagai penentu ketukan dalam musik.

    Adapun munculnya unsur seni musik yang satu ini biasanya disebabkan oleh pengulangan suara, panjang pendek kata dalam lagu, atau karena pergantian tekanan-tekanan kata.

    3. Birama

    Birama adalah unsur seni musik yang berupa ketukan atau ayunan berulang-ulang yang datang dengan berkala pada waktu yang sama.

    Penulisan birama banyak ditulis dalam angka pecahan seperti 2/4, 3/4, 2/3, dan seterusnya. Angka di atas tanda “/” (pembilang) menyiratkan jumlah ketukan, sedangkan angka di atas tanda “/” (penyebut) menunjukkan nilai nada dalam satu ketukan.

    Birama yang nilai penyebutnya genap dinamakan birama bainar, sedangkan birama yang penyebutnya ganjil disebut birama ternair.

    4. Harmoni

    Harmoni merupakan sekumpulan nada yang seandainya dimainkan bersama-sama menjadi suara yang enak di dengar. Harmoni juga bisa diartikan sebagai suatu rangkaian akord-akord yang disusun senada dan dimainkan sebagai iringan musik.

    5. Tangga Nada

    Tangga nada adalah deret nada yang disusun berjenjang dan dimainkan sebagai unsur penting dalam pertunjukan seni musik. Ada 2 macam tangga nada, yaitu tangga nada diatonis dan tangga nada pentatonis.


    Tangga nada diantonis ialah tangga nada yang terdiri dari 7 buah nada dengan 2 jenis jarak (1/2 dan 1), sedangkan tangga nada diatonis ialah tangga nada yang tercipta dari 5 buah nada dengan jarak tertentu.

    6. Tempo

    Tempo yaitu ukuran kecepatan birama lagu. Semakin cepat suatu lagu dimainkan, maka semakin besar juga nilai tempo dari lagu tersebut. Unsur-unsur seni musik yang satu ini dikelompokkan menjadi 8, yaitu Largo (Lambat Sekali), Lento (Lebih Lambat), Adagio (Lambat), Andante (Sedang), Moderato (Sedang Agak Cepat), Allegro (Cepat), Vivace (Lebih Cepat), dan Presto (Cepat Sekali).

    7. Dinamik

    Dinamik adalah tanda untuk memainkan nada dengan volume nyaring atau lembut. Di antara unsur-unsur seni musik yang lain, dinamika menjadi unsur yang paling kuat meluapkan perasaan yang terkandung dalam suatu komposisi musik.

    Dinamika penting untuk mengungkapkan apakah sebuah lagu memiliki nuansa sedih, riang, agresif, dan datar.

    Dinamika dinotasikan dalam singkatan sebagai berikut f (forte), ff (fotissimo), fff (forte fortissimo), mf (mezzo forte), p (piano), pp (pianissimo), ppp (piano pianissimo), mp (mezzo piano), > (crescendo), dan < (decrescendo).

    8. Timbre

    Timbre adalah kualitas atau warna bunyi. Unsur seni musik satu ini keberadaannya sangat dipengaruhi sumber bunyi dan cara bergetarnya. Timbre yang dihasilkan media musik tiup pasti akan berbeda dengan timbre yang dihasilkan dari media musik petik, walaupun keduanya dimainkan dalam nada yang sama.
     

Share Halaman Ini